Sejarah Perkembangan Permainan Judi Casino di Indonesia

Casino merupakan sebagai satu lokasi yang benar-benar dicintai oleh para fans judi. Dari beberapa negara maju di beberapa penjuru dunia terdapat banyak yang membuka rumah casino. Dalam casino ini ada bermacam jenis permainan yang bisa diputuskan sesuai dengan hasrat semasing. Sebelumnya, permainan casino hanya bisa dimainkan dirumah casino atau bermain dengan bertatap muka. Tetapi, bersama dengan perubahan dan perkembangan zaman, permainan casino ini bisa kalian mainkan secara online. Namun, apa kalian sudah tahu bagaimana perubahan casino dari sekian waktu hingga sekarang ini Untuk kalian mengetahui jawaban itu, pada kesempatan kita kalian akan memberitahukan kepada kalian mengenai sejarah perkembangan permainan judi casino ini. 

Sejarah ini berasal dari permainan judi casino kisah permainan casino yaitu keliru satu kisah yang emmadi panjang dna terlalu menarik. Sejarah permainan casino online karena kisah yang ada mempunyai kandungan mitos dan legenda. Kenyatan terlibat dalam seluruh kemajuan berasal dari seluruh dunia, berasal dari yang telah diketahui yaitu berasal dari mesir kuno sampai ke bawah ke italia pada abad pertengahan sampai dengan sekarang ini kalian bisa memainkan permainan ini secara online.

Sejarah Permainan Judi Casino

Permainan casino di agen bola terpercaya merupakan sebagai permainan yang sudah ada sejak zaman dahulu dan beberapa sejarawan sudah menjelaskan jika casino ini sudah ada di era abad ke 19. Tetapi untuk pertama kali disebutkan permainan casino ini sudah ada pada beberapa ratus tahun awalnya. Dijumpai bila casino ini sudah ada semenjak periode Mesir kuno yang menyebar ke Italia periode era tengah hinggap lahirnya perjudian yang lainnya. Pada zaman dahulu, orang mesir membuat sebuah tempat khusus yang memiliki pentas besar dimana beberapa bangsawan dapat bergabung bersama untuk bisa menikmati selingan yang sudah disiapkan. Bahkan tempat ini juga kerap dipakai sebagai tempat untuk perayaan festival dimana semua orang bisa pesta, mabuk, dan tentunya bisa taruhan.

Hasil riset telah menjelaskan bahwa adat ini terikut ke benua Eropa di tahun 1638 dan Venice membuat sebuah rumah judi pertama di Eropa yang bernamakan Ridotto yang hanya akan bekerja sepanjang musim perayaan karnaval saja. Masuk ke tahun 1770, pemerintah Venice telah menutup tempat tersebut dengan argumen bila judi ini bisa membuat beberpaa bangsawan Venis akan jatuh miskin. Sekarang ini di Amerika Serikat, dulu rumah casino ini dikatakan sebagai Saloons yang terpopuler di zaman koboi berkuasa pada waktu itu menjadi tempat bergabung atau bahkan titik jumpa warga dari 4 negara sisi Amerika Serikat yaitu St Louis, New Orleans, Chicago, dan San Francisco. Pada saat itu Saloons merupakan sebagai tempat untuk bertemunya orang baru dan rekan baru untuk minum bahkan taruhan yang rupanya mengalami hal yang sama dengan Ridotto pada awal era ke 20 an terjadi sebuah larangan judi besar dengan dibuatnya sebuah undang-undang negara untuk menutup semua tempat permainan judi yang bertepatan dengan berlangsungnya reformasi sosial. Sampai masuk ke tahun 1931 permainan judi ini ditetapkan kembali yang disebut dengan awal lahirnya casino yang kita kenal sampai sekarang ini.

Sebagai masyarakat negara indonesia di generasi sekarang ini sudah pasti tidak pernah menyaksikan casino di negara indonesia karena adanya larangan dari permainan judi namun jika kalian menyaksikan kembali sebelum masuk tahun 1980 negara indonesia ini sempat membolehkan adanya casino yang pada saat itu casino pertama di indonesia ada di Jakarta dengan kepemimpinan Ali Sadikin yang selanjutnya harus ditutup karena jumlah casino yang bergerak secara sembunyi-sembunyi atau ilegal yang membuat pemerintah indonesia lewat kepolisian RI melakukan sebuah tindakan cepat dengan menutup semua casino ilegal sampai lahirlah UUD 1945 yang melarang permainan judi di negara Indonesia.

Awal Mula Kedatangan Casino Online 

Terdapat banyak negara yang melarang dengan adanya casino karena akan berpikir jika hal ini bisa membawa dampak yang buruk sekali untuk kehidupan sosial. Karena adanya larangan ini membuat beberapa pemilik rumah casino juga berpikir untuk memulai usahanya tidak perlu bertandang ke rumah casino. Berikut awalnya timbul casino online yang dimana ini dikenal sebagai casino virtual atau casino internet yang merupakan versi online dari casino tradisional. Casino online ini memungkinkan penjudi untuk menempatkan taruhannya lewat internet.

Pada tahun 1994, sebuah perusahaan yang bermain Microgaming mengakui bila mereka merupakan sebagai perusahaan pertama dalam dunia yang menawarkan service casino online dengan menggunakan taruhan uang asli. Disaat sekarang ini serupa dengan perusahaan Cryptologic juga mengakui hal yang sama dimana perusahaan ini bergerak dalam sektor situs inter casino, satu situs penyuplai dari permainan casino online pertama yang bertahan sampai dengan sekarang ini. Cryptologic dan Microgaming adalah dua perusahaan yang paling mempunyai pengaruh di awal zaman judi online terutama casino online. Kedua perusahaan ini mempunyai peran penting dalam peningkatan teknologi yang diperlukan untuk menjalankan setiap tipe perjudian dan mekanisme transaksi bisnis keuangan bagi beberapa anggotanya.

Untuk perubahan casino online ini benar-benar sangat fenomenal dimana di Indonesia sendiri bisa mencapai beberapa puluh ribu bahkan jutaan pemain yang menempatkan taruhannya pada casino online ini. Pada sejarah perubahannya casino secara online ini memang dikuasai oleh pemain dengan rata-rata umur diatas 30 tahun dan setiap pemain menghabiskan waktu sampai dengan 5 jam di setiap harinya. Bersamaan dengan perkembangan dunia permainan judi yang dari sekian waktu karena itu casino online ini terus berkembang dan semakin banyak sekali bettor yang bermain. 

Bahkan sekarang ini situs bandar judi casino yang sangat tumbuh subur dan juga memberikan keringanan untuk beberapa bettor ketika melakukan betting. Dan juga sekarang terdapat banyak bettor yang lebih menyayangi casino online jika dibandingkan dengan permainan yang lainnya dengan argumen bila permainan casino ini lebih bervariatif dan juga tidak memerlukan waktu lama untuk melakukan betting. Untuk keuntungan yang bisa kalian dapat dalam betting ini termasuk yang paling prospektif dan menarik. Perihal ini sekarang memicu dengan argumen dari beberapa bettor yang melakukan betting dalam casino secara online. 

Prancis : Sebuah Eksekusi Sosial Terhadap Islam ? 2/2

Artikel yang satu ini melanjutkan artikel yang sebelumnya yang mana kami akan membahas ulang sedikit artikel yang sebelumnya agar kalian tidak lupa mengenai pembahasan artikel yang sebelumnya. Kebebasan berpendapat menghalalkan kritik satire dan juga tabloid Charlie Hebdo terhadap Agama Islam. Implikasinya, kekerasan demi kekerasan yang terus saja terjadi, yang menghalalkan kematian brutal untuk pembela agama. Sampai kapan relasi kekerasan terus saja terjadi.

Namun demikian, tabloid satire Charlie Hebdo sebenarnya tidak hanya membuat karikatur Nabi Muhammad SAW saja, Agama Katolik dan juga kristen paling banyak menjadi bulan-bulanan kritik sinus oleh mereka. Seperti yang dibuatkan karikatur satire yang bahkan lebih keras bentuknya. Melalui catatan yang pendek Sosiologis, kami akan mengupas masalah relasi negara dan Islam yang ada di negara Prancis.

 

 

Ulah Tabloid Satire Charlie Hebdo

Insiden kekerasan berlatar belakang agama (Islam) terhadap masyarakat Prancis, diawali dengan insiden Charlie Hebdo. Tabloid satire Charlie Hebdo, adalah sebuah tabloid satire yang terbit setiap hari Rabu. Tabloid satire ini didirikan pada 1969, tabloid ini pernah berhenti terbit antara tahun 1981 sampai tahun 1992. Charlie Hebdo dikenal sebagai tabloid yang memiliki gambar-gambar provokatif yang menyerang segala bentuk otoritas, baik politisi, agama, sampai dengan militer. Yang paling sering mendapat kritik keras dan satire ala Charlie Hebdo adalah agama Kristen dan Katolik. Agama Islam yang paling belakangan diserang Charlie Hebdo.

Konflik paling penting antara tabloid Charlie Hebdo dengan kaum Muslim terjadi ketika pada tahun 2005, ketika Jyllands-Posten, sebuah majalah di Denmark memuat gambar karikatur Nabi Muhammad. Setahun kemudian, Charlie Hebdo memuat ulang gambar itu, serta karikatur yang menggambarkan Nabi Muhammad sedang menangis dengan tulisan: “Sulit sekali dicintai oleh orang idiot”. Pemuatan karikatur yang tidak beretika ini dianggap telah melanggar prinsip agama Islam, telah melahirkan aksi kekerasan bersenjata. Kantor tabloid Charlie Hebdo di Paris diserang dengan senjata api. Dalam insiden penembakan di kantor tabloid ini, mengakibatkan 11 orang tewas dan empat orang cedera serius. Korban tewas tersebut meliputi sembilan orang jurnalis tabloid Charlie Hebdo dan dua polisi. Salah satu korban tewas adalah Pemimpin Redaksi Charlie Hebdo, Stephane Charbonnier, atau lebih dikenal dengan nama Charb, serta tiga kartunis yang dikenal dengan panggilan Cabu, Tignous, dan Wolinski.

Karikatur Charlie Hebdo, Menuai Kontroversi, Kebebasan Berekspresi atau Intoleransi? - Jurnal Patroli News

Peristiwa terbaru, terjadi  pada 2019 lalu, ketika seorang guru Sejarah Samuel Petty untuk pembelajaran kebebasan berekspresi, telah menunjukkan karikatur gambar Nabi Muhammad melalui proyektor kepada murid-muridnya. Apa yang dilakukan Petty sesungguhnya telah menyinggung perasaan umat Islam, dan telah memicu reaksi keras dari kelompok Islam radikal dan fundamentalis. Peristiwa ini berakhir dengan pemenggalan kepala Petty oleh kelompok Islam Radikal. Sayangnya, saat itu presiden Prancis, Emmanuel Macron, atas dalih kebebasan berekspresi, tidak bersikap tegas, dan tidak melarang peredaran gambar karikatur Nabi Muhammad yang dianggap sebagai pelecehan bagi agama Islam. Kondisi situs bola tangkas
ini, dianggap menimbulkan kontroversi dan telah memancing kemarahan umat Islam dunia. Peristiwa kekerasan tersebut, pada bulan Oktober tahun 2020 ini, diikuti oleh peristiwa  penusukan terhadap tiga orang di gereja di kota Nice Prancis, yang dilakukan seorang wanita Muslim radikal.

Sebagai balasan terhadap pembunuhan terhadap warga Prancis, justru tabloid satire Charlie Hebdo malah memproyeksikan kartun Nabi Muhammad SAW di Gedung Pemerintahan di Kota Montpellier dan Toulouse selama lebih kurang empat jam, pada awal bulan November ini. Maka, tagar keras boikot terhadap produk Prancis di seluruh jazirah Arab makin marak. Mereka mulai mengosongkan barang-barang dan produk Prancis dari rak-rak di Supermarket, tidak terkecuali Supermarket Carrefour mulai diboikot. Tindakan brutal Tabloid satire Charlie Hebdo ini semakin memicu peperangan, dan antipati umat Islam terhadap negara Prancis.

 

Epilog, Prancis Masa Depan

Prancis masa depan adalah negara multikultur dan multi agama. Meski agama adalah bagian terpisah dari negara, sesuai paham yang dianut negara Prancis. Sebab bagi Prancis, agama merupakan  hubungan antara Tuhan dan Individu. Tetapi dengan semakin derasnya arus pendatang, negara Prancis tidaklah mungkin terus membenturkan keragaman agama dan budaya yang tumbuh dan ikut menjadi penyokong negara ini dengan paham liberal dan sekulernya. Sebagai bangsa yang besar tentu Prancis tidak bisa hidup menyendiri, dia juga membutuhkan relasi-relasi ekonomi, politik, sosial dan budaya dari negara-negara lain untuk tetap menegakkan negara dan bangsa Prancis. Pada era globalisasi dan keterbukaan  ini, tidak ada satu negarapun dapat hidup menyendiri tanpa bantuan negara lain.

Kebangkitan Islam di Prancis, Populasi Muslim Terbesar Eropa – Eramuslim

Menyikapi peristiwa tabloid Satire Prancis Charlie Hebdo, nampaknya apa yang dilakukan Nikaz, seorang pengusaha Prancis keturunan Aljazair patut diteladani. Ia selalu membayarkan denda bagi para Muslimah bercadar yang ditangkap pemerintah Prancis. Nikaz juga mengajukan membeli 51% saham tabloid satire Charlie Hebdo dengan nilai investasi 700.000 Euro. Tujuannya, agar media tersebut bisa lebih ramah terhadap Islam. Namun hingga saat ini pemilik majalah masih menolak keinginannya. Seruan boikot atas produk-produk Prancis diserukan Negara-negara Islam, termasuk oleh negara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Sementara Universitas Qatar telah membatalkan pekan budaya Prancis. Pilihannya, Prancis tetap bersikukuh dengan prinsip sekuler dan liberalnya atau mau mendengarkan negara-negara lain untuk tidak menghina agama Islam demi kebebasan beragama.

 

Separatisme Islam

Sebelum insiden pemenggalan kepada Paty, pada awal Oktober, Presiden Macron dalam satu pidato menegaskan bahwa “sekularisme adalah dasar negara” dan “separatisme Islam harus ditangani”. Dalam kesempatan ini pula, Macron mengumumkan rancangan undang-undang yang lebih keras untuk menangkal “separatisme Islam” ini dan untuk mempertahankan nilai-nilai sekuler.

Muslim Prancis Khawatirkan RUU Separatisme Islam | Republika Online

Macron mengatakan komunitas Muslim di Prancis, yang berjumlah enam juta orang, “mungkin akan membentuk masyarakat tandingan”. Agar “bahaya ini” tidak menjadi kenyataan, Macron mengusulkan beberapa hal, yang mencakup pengawasan yang lebih terhadap sekolah dan kontrol yang lebih besar terkait pendanaan masjid dari luar negeri. Macron mengatakan bentuk sektarianisme seperti ini sering diterjemahkan untuk tidak memasukkan anak-anak ke sekolah umum dan menggunakan kegiatan olahraga, budaya dan komunitas sebagai “alasan untuk mengajarkan ke anak-anak tentang nilai-nilai yang tidak sejalan dengan hukum yang berlaku di Prancis”. Menurut Macron, Islam “mengalami krisis di banyak negara, tidak cuma di Prancis”.

Macron juga mengatakan Prancis harus berbuat lebih banyak menawarkan ekonomi dan mobilitas sosial ke komunitas-komunitas imigran. Ia menambahkan kemiskinan bisa dimanfaatkan oleh kelompok atau orang-orang berpaham radikal.

 

Kritik Terhadap Pernyataan Macron

Pidato yang disampaikan oleh Macron adalah hasil dari diskusi selama berbulan-bulan lamanya dengan para pemimpin Agama dan juga akademis, hal ini yang katakan oleh wartawan BBC di Paris, Hugh Schonfield. Namun ada sejumlah pihak yang mengkritik pidato dari Macron. Ada yang berpandangan, usul itu sengaja untuk diajukan untuk menarik dukungan para pemilih sayap kanan, menjelang pemilihan presiden pada tahun 2022.

Kritik untuk Macron Hingga Seruan Batalkan Pembelian Jet | Republika Online

Sejumlah aktivis juga menyerang proposal Macron dengan menggambarkan sebagai “upaya pemerintah untuk menekan perkembangan Islam”.

Pegiat hak asasi manusia Yasser Louati mengatakan, proposal pemerintah “memberi angin” kepada kelompok kanan jauh dan kelompok-kelompok anti-Muslim, sementara pada saat yang sama juga “sangat merugikan murid-murid Muslim” yang harus belajar di rumah karena pandemi virus corona. Tokoh Muslim, seperti Chems-Eddine Hafiz, melalui kolom di surat kabar menegaskan bahwa apa yang disebut sebagai konsep “separatisme Islam”.

Prancis : Sebuah Eksekusi Sosial Terhadap Islam ?

Semua mata sekarang ini sedang menyorot ke negara Prancis dengan tokoh utamanya yaitu Presiden Emmanuel Macron, yang atas dasar kebebasan berpendapat menghalalkan kritik satire dan juga tabloid Charlie Hebdo terhadap Agama Islam. Implikasinya, kekerasan demi kekerasan yang terus saja terjadi, yang menghalalkan kematian brutal untuk pembela agama. Sampai kapan relasi kekerasan terus saja terjadi.

Namun demikian, tabloid satire Charlie Hebdo sebenarnya tidak hanya membuat karikatur Nabi Muhammad SAW saja, Agama Katolik dan juga kristen paling banyak menjadi bulan-bulanan kritik sinus oleh mereka. Seperti yang dibuatkan karikatur satire yang bahkan lebih keras bentuknya. Melalui catatan yang pendek Sosiologis, kami akan mengupas masalah relasi negara dan Islam yang ada di negara Prancis.

 

Sekularisme dan Liberalisme Prancis

Negara Prancis memiliki semboyan yang berbunyi “liberte, Egalite, Fraternite” yang memiliki arti (Kebebasan, Persamaan, Persaudaraan) yang sudah dicanangkan sejak awal oleh Revolusi Prancis sejak awal abad ke-18 (1789-1794). Inilah revolusi yang ikut meletakan dasar dari keadaban masyarakat modern. Namun saat ini semboyan tersebut serasa dipertanyakan kembali, ketika relasi buruk terjadi antara negara dan penduduk imigran, terutama imigran Muslim. Hubungan yang kian memburuk dari hari ke harinya antara lain disebabkan oleh beberapa peristiwa, yang pada satu pihak di klaim sebagai kebebasan berpendapat, dan di pihak lain sebagai penodaan terhadap agama sehingga melahirkan prasangka mengarah ke dendam kesumat dan pembunuhan.

Nasionalisme dan identitas nasional Prancis, terbentuk sejak lama yaitu sejak revolusi Prancis pada 1789. Hal ini melahirkan konsep berbangsa dan bernegara dari suatu nasional modern. Konsep itu benar-benar berbeda dengan konsep monarki sebelumnya. Sebab, konsep berbangsa dan bernegara ini mengenalkan warga negara (citoyen), yang memiliki hak dan kewajiban. Konsep ini memiliki prinsip kebebasan, persaudaraan dan kesetaraan sebagai pondasi bangsa, dan negara yang ditiru oleh bangsa-bangsa lain di dunia saat mendirikan negara. Dari konsep inilah, mulai dikenal sebagai penyampaian aspirasi warga negara melalui wakilnya di parlemen.

Gawat, Prancis Minta Warganya Ekstra Waspada Hadapi Gelombang Amarah Kartun  Nabi

Prancis juga menganut paham sekularisme dan liberal. Sekularisme adalah paham yang menganggap bahwa agama itu tidak ada urusan dengan dunia, negara dan sebagainya. Sekularisme menginginkan agama dipisahkan dari kehidupan sosial. Agama hanyalah dianggap sebagai urusan individu dengan Tuhan. Seperti dikatakan Max Weber (2006), orang-orang yang menolak agama adalah orang-orang yang menganut liberalisme, serta menggunakan rasionalitas untuk melihat hidup dan mengambil keputusan, mereka memuseumkan kitab suci dan secara perlahan menyingkirkan agama, sedikit demi sedikit. Maka dari itu, berdasarkan paham ini, aturan negara dan aturan kemasyarakatan tidak boleh diatur oleh agama, melainkan oleh manusia. Agama itu menjadi urusan pribadi, jangan ada agama dalam negara, dan jangan ada agama dalam urusan pemerintahan. Dan sudah pasti, paham ini bertentangan dengan Islam karena Islam mengajarkan seluruh aspek kehidupan, dari masalah yang sepele hingga dalam urusan yang penting seperti negara dan pemerintahan.

Perbedaan aliran yang dipegang dan diyakini oleh negara ini, yang sering dianggap sebagai memperkeruh hubungan antara agama Islam dan Prancis. Seperti ketika pada tahun 1989, pemerintah Prancis melakukan pelarangan penggunaan jilbab. Padahal negara ini terkenal sebagai negara mode, seharusnya penggunaan jilbab bagi wanita Muslimah, dalam ukuran sebuah kota mode harusnya ini menjadi hal biasa.  Pelajar Muslimah akan dikeluarkan dari kelas dan pekerja Muslimah akan dipecat dari kantornya karena mengenakan jilbab. Juga pelarangan penyebaran agama Islam, dengan dalih berorganisasi, dan melakukan penutupan pintu perbatasan secara ketat untuk imigran Muslim.

 

Banjirnya Imigran Muslim dan Implikasinya

Pada saat ini, jumlah penduduk Muslim di Prancis terus meningkat. Berdasarkan data statistik dari Agence Pour le Développement des Relations Interculturelles (ADRI), pada tahun 2000 terdapat 150 ribu Muslim dari sekitar 1,8 juta penduduk di kota Lyon. Sementara di Paris, jumlah Muslim mencapai 1,7 juta dari sekitar 12 juta warganya. Kota pelabuhan Marseille dan Lille juga memiliki jumlah Muslim sama banyak, yaitu 200 ribu orang. Dengan total penduduk Marseille yang 800 ribu orang, artinya 25 persen warganya memeluk Islam. Islam adalah agama yang berkembang paling cepat di Prancis. Dengan jumlah Muslim lima juta orang pada tahun 2017, dan 7 juta jiwa pada tahun 2020 ini. Prancis menjadi negara yang memiliki warga Muslim terbanyak di Eropa, disusul Jerman sekitar empat juta jiwa dan Inggris sekitar tiga juta jiwa.

Pemilu dan Masa Depan Imigran Muslim di Prancis | GEOTIMES

Di Prancis, Islam adalah agama dengan pemeluk terbanyak kedua setelah Katolik. Kedatangan imigran muslim di negara-negara Barat termasuk Eropa, pada mulanya disambut baik oleh pemerintah setempat. Pada pasca perang dunia kedua, para imigran Muslim ini justru dipekerjakan untuk ikut membangun kembali negara Prancis, terutama imigran Muslim dari negara bekas koloni Prancis. Sementara, imigran setelah Perang Dunia (PD) II kebanyakan pencari kerja, mereka banyak menjadi pekerja kerah biru dan menjadi sumber tenaga kerja yang murah.

Imigran gelombang 4 yang datang pertengahan tahun 1970-an di dominasi imigran muslim terpelajar dari negara-negara Arab, yang datang ke Prancis untuk meneruskan studi mereka. Secara perlahan, para imigran muslim tersebut mulai menunjukkan jati diri, dan identitas keislaman mereka. Ini diwujudkan melalui pembangunan masjid dan pusat-pusat keIslaman, mendirikan organisasi Islam Prancis,  serta secara aktif dalam menyampaikan ajaran Islam kepada orang lain.

 

Tidak Nyaman

Insiden pemenggalan memicu aksi-aksi solidaritas untuk Party di seluruh penjuru Prancis. Wartawan BBC di Paris, Lucy Williamson, mengatakan aksi yang memperlihatkan persatuan nasional ini “sejatinya menyembunyikan penentangan yang makin besar tentang bagaimana negara memandang sekularisme dan kebebasan berpendapat”. Namun, kata wartawan BBC, makin banyak orang di Prancis yang tidak nyaman dengan argumen soal sekularisme dan kebebasan berpendapat, termasuk soal kebebasan untuk membuat dan menerbitkan karikatur Nabi Muhammad. Sejumlah guru mengatakan, mereka merasakan perubahan setelah 2015, ketika beberapa laki-laki bersenjata menyerang kantor majalah Charlie Hebdo, menyusul keputusan majalah ini menerbitkan karikatur Nabi Muhammad.

Thousands join National Front's May Day march in Paris | Financial Times

Guru filsafat Alexandra Girat mengatakan beberapa siswa berpandangan bahwa keputusan menerbitkan kartun ini tak bisa diterima. Para murid mengatakan Nabi Muhammad tak bisa digambarkan melalui karikatur seperti itu. Akar menajamnya perpecahan pandangan terkait identitas keagamaan dan kebebasan berpendapat diakui sangat kompleks. Akar tersebut mencakup konflik di negara-negara lain dan rasialisme serta marginalisasi sosial yang dialami oleh keluarga para imigran di dalam negeri di Prancis.

 

Kritik Terhadap Pernyataan Macron

Pidato yang disampaikan oleh Macron adalah hasil dari diskusi selama berbulan-bulan lamanya dengan para pemimpin Agama dan juga akademis, hal ini yang katakan oleh wartawan BBC di Paris, Hugh Schonfield. Namun ada sejumlah pihak yang mengkritik pidato dari Macron. Ada yang berpandangan, usul itu sengaja untuk diajukan untuk menarik dukungan para pemilih sayap kanan, menjelang pemilihan presiden pada tahun 2022.

Konflik Militer yang Paling Terlama yang Hingga Sekarang belum juga Selesai

Sejarah sudah mencatat sebuah konflik sipil ataupun pada militer ini mulai berkembang dan juga telah lahir dalam rahim masyarakat dari skala yang kecil hingga pada sekala yang besar. Dalam perkembangan sebuah konflik militer yang akan menjurus pada perang hal ini sudah menjadi makanan sehari hari bagi banyaknya orang yang berada di sejumlah negara. Kepentingan yang tidak bisa dinegosiasikan ini embuat perang terus berjalan hingga saat ini. Hingga bulan oktober tahun 2016 setidaknya sudah ada 67 negara yang sudah terlibat dalam konflik bersenjata yang ada di dunia. Sudah ada 5% dari total anggota PBB yang sudah mencapai hingga 193 negara. Konflik perang mencakup sekitar 734 kelompok militan dan juga gerilyawan yang sudah termasuk pada kelompok teroris, separatis dan juga beberapa kelompok yang anarkis lainnya. Berikut ini ada beberapa konflik militer yang ada di dunia yang hingga saat ini belum selesai.

Konflik Sahara Barat

Konflik Sahara Barat atau juga sengketa Front Polisario untuk kemerdekaan ada sebuah konflik yang sedang berlangsung antara Front Polisario dari orang-orang Sahrawi dan juga Negara Maroko. Konflik ini adalah sebuah kelanjutan dari pemberontakan yang ada pada masa lalu oleh seorang polisario untuk melawan pasukan kolonial Spanyol. Pada saat ini konflik di dominasi oleh kampanye sipil yang tidak bersenjata dari Front Polisario yang akan mengkampanyekan diri untuk mendapatkan kemerdekaan yang sepenuhnya dari Sahara Barat.

 

Konflik Iran-PAJAK

Konflik yang ada di Iran-PAJAK Partai untuk Hidup Merdeka di Kurdistan adalah sebuah konflik yang bersenjata antara Republik Islam dengan kelompok etnis gerilya Kurdi yang ingin memisahkan diri dan juga sudah dimulai sejak tahun 2004. Kelompok PAJAK ini sudah melakukan serangan mpo slot terpercaya di Provinsi Kurdistan Iran dan juga pada daerah-daerah yang lain yang juga dialami oleh orang-orang Kurdi dan juga berafiliasi yang erat dengan Partai Pekerja Kurdistan yang juga menggalang perlawanan kepada pemerintahan yang ada di Turki.

 

Konflik Xinjiang di China

Konflik yang ada di Xinjiang adalah sebuah perjuangan sepintas yang sedang berlangsung berada di bagian barat laut nya negara China hingga pada saat ini. Beberapa orang asli dari Uighur yang mengklaim bahwa wilayah itu yang mereka pandang sebagai tanahnya para leluhur disebut sebagai Turkestan Timur, hal ini bukan bagian dari China meskipun sudah dikuasai oleh negara China sejak tahun 1949. Negara China juga mengklaim bahwa pada wilayah tersebut sudah menjadi bagian dari negaranya sejak zaman kuno. Upaya dari separatisme yang dipimpin oleh organisasi-organisasi bawah tanah Muslim Uighur.

 

Pemberontakan Umat Muslim yang ada di Filipina

Ketegangan dan juga permusuhan pada politik antara pemerintah yang ada di Filipina dan juga kelompok pemberontak Jihad sudah dimulai pada pertengahan abad ke-20. Hingga saat ini, kekerasan itu masih berlanjut ketika para partai-partai pemberontak yang khususnya itu berada di wilayah Filipina ada di bagian selatan yang menyerukan negara Islam yang ada di Filipina.

 

Konflik Israel dan juga Palestina

Bisa dikatakan kalau konflik yang terjadi di Gaza adalah sebuah konflik yang abadi yang akan sangat susah untuk di akhiri dan juga akan sangat susah mencari jalan keluar. Setiap harinya pasti saja akan selalu ada baku hantam atau juga ada senjata yang dilepaskan di udara setiap harinya selain senjata juga ada bom yang akan menggempur wilayah konflik tersebut. Palestina ini menjadi negara yang pesakitan karena wilayahnya semakin habis diambil oleh Israel yang menjadi saudara dekat dengan negara Amerika Serikat. Konflik yang terjadi antara Israel dengan Palestina ini sudah menjadi isu dunia. Sangat disayangkan kalau penyesuaian itu tidak terjadi. Konflik yang terjadi antar dua kubu ini seperti sangat sengaja dibiarkan karena adanya kepentingan kepentingan yang tentu saja tersembunyi.

 

Perang Saudara di Somalia

Sudah sejak tahun 1986 Solima ini terjerembab dalam perang sipil yang mengakibatkan ada banyak warga yang tewas. Perang saudara ini selesai pada tahun 1995 dan negara sudah mulai berdamai kembali. Sudah berpuluh-puluh tahun negara Somalia ini dimasuki oleh organisasi teroris yang sangat mengerikan yang mengakibatkan perang yang ada di negeri ini semakin memanas. Perang ini terus terjadi hingga sekarang ini yang mengakibatkan ada banyaknya warga sipil yang menjadi korban. Bahkan hingga sekarang ini negara Inggris sudah masuk bersama tentara Amerika.

 

Konflik di Afghanistan

Afghanistan mengalami sebuah konflik militer yang sangat panjang waktunya. Bahkan konflik yang terjadi di Afghanistan ini sudah berlangsung sejak tahun 1978, negeri ini harus berperang melawan kelompok militan salah satunya itu konflik pada Taliban. Setelah konflik ini selesai, Afghanistan ini mulai kembali diguncang oleh sejumlah manuver dari negara seperti negara Uni Soviet atau Rusia hingga akhirnya NATO ini telah menguasai negeri tetangga yaitu Pakistan dan juga India pada tahun 2001 yang berbuntut serangga Al Qaeda di Amerika Serikat. Perang ini berlangsung selama 13 tahun dan akibat dari perang ini sudah memakan korban sebanyak kurang lebih ribuan jiwa yang tidak berdosa yang menjadi korbannya.

 

Konflik Korea Utara dengan Korea Selatan

Konflik-konflik kecil antara Korea Selatan dengan Korea Utara ini sering sekali memenuhi daerah DMZ yang sudah dijaga ketat oleh tentara yang bertugas untuk menjaga wilayah tersebut. Konflik militer antara dua negara ini bisa dikatakan tidak akan ada akhirnya. Kedua negara tersebut pasti akan ada kepentingan sendiri. Apalagi sekarang ini Korea Utara dipimpin oleh Kim Jong-un yang sangat dikenal yang paling kejam dan juga sangat orang yang paling diktator.

 

Pemberontakan Kashmir

Pemberontakan yang terjadi di Kashmir ini adalah sebuah konflik yang internal antar pemberontak Kashmir dan ada beberapa yang mendukung aksesi Kashmir ke Pakistan dan juga ada banyak yang mendukung kemerdekaan nya Kashmir dengan adanya pemerintahan India yang sudah berlangsung sejak tahun 2002. Ada banyaknya warga sipil yang tewas yang diakibatkan oleh pertempuran antar pemberontak dan juga antar pemerintah ini.

 

Konflik Kurdi dengan Turki

Sudah sejak tahun 2984 ada berbagai kelompok Kurdi yang menurut pemisah dari Republik Turki untuk membentuk sebuah wilayah Kurdistan yang otonom. Partai Pekerja Kurdistan atau juga PKK yang sudah dianggap sebagai kelompok teroris oleh Turki dan juga ada banyak sekali seperti Amerika Serikat dan juga Uni Eropa. Pelanggaran pada HAM yang sudah dilaporkan dari PKK dan juga pada pemerintahan nya Turki terus memicu adanya konflik hingga sekarang ini masih berlangsung.

 

Pemberontakan yang ada di Yaman

Pemberontakan yang ada di Al Qaeda di Yaman adalah sebuah konflik antara pemerintahan Yaman hal ini juga dibantu oleh Amerika Serikat dan juga organisasi Islam militan global Al Qaeda yang sudah mulai pada tahun 1992. Pada bulan Mei 2013 pipa minyak utama yang ada di Yaman dirusak oleh para teroris yang ada dan hal ini juga yang menyebabkan gangguan yang utama di negara tersebut. Yaman hingga saat ini masih terus berkutat dengan perang saudara yang berkelanjutan.

Konflik yang Sempat Mengancam Dunia Pada Tahun 2019

Konflik lokal ini dapat menggambarkan tren global. Cara-cara yang mereka memulai dan juga cara mereka menyelesaikan masalah juga mencerminkan pergeseran dalam hubungan negara-negara yang besar. 

Namun, akan sangat sulit untuk menyangkal bahwa ada sesuatu hal yang sedang terjadi. Pemahaman dan juga keseimbangan kekuasaan yang di mana tatanan global dulunya dapat dengan mudah untuk diprediksi, sudah tidak lagi berlaku. Washington ini sangat ingin mempertahankan manfaat dari kepemimpinannya dan ia pun tidak mau memikul beban. Sebagai akibatnya, Amerika Serikat bersalah atas dosa utama yang mereka miliki dari kekuatan yang besar mana pun akan membiarkan jarak antara tujuan dan caranya akan semakin besar. Pada saat ini, baik teman ataupun musuh tidak akan tahu persis ada dimana posisi Amerika ini. Peran dari negara yang besar lainnya juga akan berubah. China sudah menunjukkan kesabaran suatu negara yang dapat di percaya akan pengaruhnya, akan tetapi tidak terlalu terburu-buru untuk sepenuhnya menggunakannya. Mereka ini akan memilih pertempurannya, dengan cara fokus pada prioritas yang sudah diidentifikasi sendiri seperti kontrol pada domestik dan juga pada penindasan terhadap potensi pada perbedaan pendapat seperti di Hong Kong, atau pada penahanan massal Muslim yang berada di Xinjiang Laut China Selatan dan juga Laut Timur dan teknologi yang sedang terjadi akibat dari perang dengan Amerika Serikat. Rusia ini, sebaliknya dari China, Rusia menunjukkan ketidaksabaran dan juga negara ini ingin menegaskan kekuatannya sebelum waktunya habis.

Berikut ini ada beberapa konflik yang ada di dunia yang sempat mengancam dunia pada tahun 2019 silam.

Afghanistan 

Ada banyak sekali orang yang terbunuh akibat pertempuran yang ada di Afghanistan karena adanya konflik lainnya pada saat ini yang ada di dunia. Namun akan ada kemungkinan akan ada perdamaian di tahun 2020 yang memiliki sebuah tujuan mengakhiri perang yang sudah berlangsung di beberapa dekade ini. Tingkat pada pertempuran darah telah melonjak selama dua tahun terakhir ini. Serangan yang terpisah oleh gerilyawan Taliban dan juga pada militan ISIS yang telah mengguncang kota-kota yang ada di dunia. Washington dan juga Kabul telah meningkatkan serangan di udara dan juga pada serangan pasukan khusus, yang dimana warga sipil sering sekali mendapatkan kekerasan. Penderitaan kekerasan ini sering terjadi di daerah pedesaan yang besar.

Di tengah-tengah meningkatnya kekerasan, pada saat itu pemilihan presiden berlangsung di akhir bulan september. Hasil dari pemilihan itu diumumkan pada tanggal 22 bulan desember, hasil yang didapat adalah pertahanan Presiden Ashraf Ghani Margin ini sangat tipis sekitar lebih dari 50% yang ia perlukan untuk masuk ke putaran kedua. Meskipun begitu, perselisihan ini ada kecurangan dengan lawan yang utama dari Ghani, yaitu Abdullah Abdullah yang kemungkinan akan membayangi para pemimpin di Afghanistan hingga tahun 2020. Pada tahun lalu, melihat titik terang dalam diplomasi di Amerika Serikat dan juga Taliban. Hal ini untuk pertama kalinya sejak perang itu dimulai, Washington ini telah memprioritaskan dan juga sudah mencapai kesepakatan dengan para pemberontak yang ada pada saat itu.

 

Yaman 

Pada tahun 2018, intervensi internasional yang agresif yang ada di Yaman ini mencegah buruknya apa yang para pejabat yang ada di Amerika Serikat ini anggap sebagai hal krisis kemanusiaan yang paling terburuk yang ada di dunia, pada tahun 2020 ini bisa saja menawarkan kesempatan langkah untuk mengakhiri sebuah perang. Pada kesempatan itu bagaimanapun adalah sebuah produksi dari gabungan faktor lokal, regional dan juga internasional.

Kerugian yang didapat oleh perang ini sudah sangat jelas. Kerugian yang didapat oleh manusia pada saat itu adalah perang ini sudah membunuh banyak orang sekitar 100.000 orang dan hal ini juga mendorong negara yang sudah menjadi negara termiskin yang ada di dunia dan juga Arab  di ambang kelaparan pada kala itu. Yaman ini sudah menjadi pusat negara yang kritis dalam persaingan yang ada di Timur Tengah antara Iran yang satu sisi nya itu Amerika Serikat dan juga pada sekutu regional  yang ada di sisi lainnya. Namun setahun setelahnya itu secara singkat telah menyita banyak sekali berita yang utama internasional, konflik yang ada sejak lima tahun itu sangat beresiko tergelincir keluar dari perhatian internasional.

 

Ethiopia 

Mungkin saja tidak ada sebuah janji dan juga bahaya untuk tahun yang akan mendatang yang akan lebih mencolok daripada di Ethiopia, negara Ethiopia ini adalah negara yang memiliki populasi yang paling terdapat dan juga negara yang sangat berpengaruh di Afrika Timur. Perdana Menteri Abiy Ahmed mulai menjabat pada bulan April 2018 ini sudah berani mengambil sebuah langkah untuk membuka politik negara. Abiy Ahmed ini sudah mengakhiri perselisihan yang sedang berlangsung dan juga telah menunjukan reformasi ke lembaga-lembaga yang utama. Ia ini sudah memenangkan berbagai penghargaan yang berada di luar negeri, termasuk juga pada penghargaan Nobel Perdamaian pada tahun 2019. Namun tantangan yang sangat besar mulai tampak. Protes massa pada tahun 2015 hingga tahun 2018 yang membawa perdana menteri Abiy ke tampuk kekuasaan yang dimotivasi terutama oleh keluhan pada politik dan juga sosial ekonomi. Namun mereka juga memiliki nada etnis juga, khususnya yang berada di daerah-daerah yang memiliki penduduk yang paling padat di Ethiopia, Amhara dan juga Oromia, yang para pemimpinnya itu berharap untuk mengurangi pada pengaruh minoritas Tigray yang lama dominan. Liberalisasi dan juga sebuah upaya menteri Abiy untuk membongkar sebuah tatanan yang ada telah memberi energi yang baru pada etnonasionalisme, sementara hal ini telah melemahkan negara pusat.

Perselisihan etnis yang ada di seluruh negeri telah melonjak dan juga sudah menewaskan orang, telah menggusur jutaan orang dan juga telah memicunya permusuhan di antara para pemimpin yang ada di daerah yang paling kuat. Pemilu yang sudah dijadwalkan pada bulan Mei 2020 lalu dapat menjadi sebuah kekerasan dan juga dapat memecah belah, seiring para kandidatnya mulai mengalahkan satu sama lain dengan menggunakan etnisitas untuk mendapatkan suara dukungan.

 

Burkina Faso

Burkina Faso ini adalah sebuah negara yang terbaru yang menjadi korban ketidakstabilan yang akan menganggu wilayah di Sahel Afrika. Militan Islam telah melancarkan sebuah pemberontakan intensitas yang rendah di utara negara sejak tahun 2016 lalu. Pemberontakan ini pada awalnya sudah dipelopori oleh seorang Ansarul Islam, sebuah kelompok yang dipimpin oleh Ibrahim Malam Dicko, ia adalah seorang warga Myanmar dan juga seorang pengkhotbah setempat. Meskipun hal ini berakar di utara Burkina Faso, tampak nya Ibrahim ini memiliki hubungan yang erat dengan Jihadis di negara tetangga Mali. Setelah Dicko ini tewas dalam sebuah bentrokan dengan para pasukan Burkinabe pada tahun 2017, saudaranya yang bernama Jafar telah mengambil alih tetapi ia juga dikabarkan telah tewas dalam serangan udara pada bulan oktober 2019 lalu.

Kekerasan ini mulai menyebar, hal ini merusak sebagian wilayah yang besar bagian utara dan juga bagian timur, menggusur sekitar setengah juta orang dari total yang ada pada popularitas yang ada di negara itu yang berjumlah sekitar 20 juta dan juga akan mengancam membuat daerah daerah tersebut menjadi tidak stabil termasuk juga pada bagian barat daya. Justru hal ini siapa yang bertanggung jawab. Selain Ansarul Islam, ada sekelompok jihad yang berabasi di Mali ini juga termasuk pada ISIS lokal dan juga pada cabang al Qaeda sekarang ini juga sudah beroperasi di Burkina Faso.

Dampak yang terjadi dari konflik di Ambon yang mengakibatkan banyak korban berjatuhan

Sebagai sebuah negara kepulauan terbanyak di Indonesia sendiri terdiri dari beberapa kepulauan utama dan kepulauan yang kecil yang berada di indonesia, selain pulau di Indonesia yang banyak sudah pasti mempunyai beragam keagamaan yang berada di indonesia selain keagamaan pasti ada adat istiadat, bahasa yang tersebar di seluruh Indonesia, sebanyak 300 suku bangsa dan lebih dari 200 bahasa daerah itu sendiri di berbagai pulau. Dari keragaman s128 sabung ayam tersebut tidak hanya dari segi etnis saja tetapi juga kebudayaan ataupun juga suku dan bahasa serta logat yang ada pasti berbeda setiap pulau nya atau setiap daerahnya, selain keragaman suku dan budaya yang membedakan juga dari keagamaan yang dimilikinya.

Penyebab dari konflik di Ambon

Indonesia sendiri mempunyai 6 agama yang resmi yang telah diakui negara yaitu yang pertama ada agama islam, lalu ada agama katolik, protestan atau kristen, hindu, budha dan ada juga konghucu dengan persentase yang memeluk agama islam terbesar di setiap pulaunya. Keagaman ini tentu tentu juga menghasilkan berbagai perbedaan pandangan dan gaya hidup yang berbeda. Untuk menyatukan perbedaan tersebut indonesia sendiri pun memiliki sebuah semboyan yaitu “bhineka tunggal ika” yang dimaksud berbeda-beda tetapi tetap satu. Hal ini bermaksud untuk memberi semangat bersatu dalam sebuah keagaman dan bernegara, agar bisa hidup berdampingan dalam keadaan damai.

 

Penyebab terjadinya perang di Ambon pada tahun 1999

Walaupun indonesia ada semboyan “bhineka tunggal ika” ternyata negara kita ini tetap rentan untuk yang namanya mengalami berbagai macam konflik karena banyak sekali rakyat yang memiliki cara pandang yang berbeda. Sering sekali terjadi kesalahpahaman yang mengakibatkan antar warga sering terjadii pertikaian yang sering kali melibatkan unsur SARA(suku, ras dan Agama) walaupun yang pada awalnya itu tidak sama sekali ada unsur SARA.

 

Salah satunya yaitu beberapa konflik yang berkepanjangan yang telah terjadi didalam sejarah pada ambon yaitu perang di ambon, yang diingat sebagai salah satu konflik berdarah yang menewaskan kurang lebih 5000 nyawa manusia bahkan ada pula yang mengatakan bahwa korban yang tewas sebanyak 9000 orang. Konflik ini berlangsung cukup panjang yaitu kisaran tahun 1999 sampai dengan tahun 2002, dan membuat sepertiga dari penduduk maluku dan maluku utara pada akhirnya harus mengungsi. Padahal maluku itu sendiri memiliki sejarah yang cukup panjang dan juga memiliki cukup banyak peninggalan sejarah dari kerajaan tidore yang menjadi bagian dari peninggalan gereja katolik yang ada disana. Penyebabnya perang di ambon pada tahun 1999 pada dasarnya disebabkan oleh beberapa konflik.

 

  • Konflik antara para pemuda

 

Asal muasal terjadinya ada perang di Ambon ketika itu bermula, ketika terjadinya sebuah pertikaian antar salah satu pemuda yang ada keturunan Bugis yang beragama Islam dengan seorang pemuda yang berasal dari mardika yang beragama kristen. Pemuda asal mardika ini berprofesi sebagai supir angkot tersebut tidak mau memberi walaupun dirinya pada saat itu sudah berkali-kali dimintai uang oleh pemuda bugis yang seorang preman di kawasan itu. Dari penjelasan ini saja kalian tahu, akhirnya memang ada perkelahian dengan dibantu menggunakan Sajam yang dari awal sudah dibawa oleh pemuda Berasal dari Mardika. 

 

  • Mulainya peperangan antar desa

 

Preman muda yang beragama islam tersebut mengatakan pada warga bahwa ia akan dibunuh oleh orang kristen. Pada akhirnya para warga yang tersulut emosi tanpa pikir panjang kemudian langsung menyerang desa mardika sambil membawa senjata senjata tajam seperti parang, tombak dan berbagai jenis lain nya. Warga Pun yang sudah terpasang emosi langsung aja membakar ratusan rumah dan juga yang membuat gereja silale ikut terbakar juga, dan yang membuat warga di kampung merdeka juga ikut menyerang warga muslim. Akibatnya ratusan dalam insiden tersebut terluka dan juga ratusan rumah terbakar serta ratusan rumah hancur berantakan, terbakar habis, serta fasilitas umum lainnya juga ikut rusak parah akibat dari perang tersebut. Kerusuhan tersebut juga menjadi merambat meluas beberapa daerah sampai merusak kota Ambon, sehingga area pemukiman muslim dan juga kristen mengalami sebuah perpecahan yang cukup parah.

 

  • Kerusuhan 

 

Penyebab yang terjadi pada perang Ambon ini juga bisa dilihat dari berbagai macam kondisi rakyat setelahnya ketika kunjungan wakil presiden ke Ambon. Diberbagai wilayah yang terjadi kerusuhan memuncak dan juga mulai memanas hingga banyak sekali warga yang akhirnya pada luka-luka dan ada juga yang tewas. Kerugian yang dialami oleh masyarakat juga pada saat itu lebih banyak korban jiwa, luka-luka dan kerugian lainnya tidaklah sedikit.

 

Kebangkitan dari RMS

 

Dari penyebab konflik yang sudah terjadi di AMbon tahun 1999 silam, membuat pemerintah sudah tidak sanggup untuk menangani adanya masalah perseteruan ini. Pada saat ini muncul front kedaulatan di maluku yang sebuah warisan dari organisasi Republik Maluku Selatan atau bisa disebut sebagai RMS sehingga keadaan yang ada malah semakin mengeruh pada saat itu. RMS merupakan sebuah organisasi yang terlarang pada era itu dan dibentuk pada tahun 1950 oleh kaum separatis. Maka dari sejak itu keadaan di Ambon semakin memanas dan semakin terpecah belah antar umat beragama.

Demikian itulah beberapa penyebab terjadinya peperangan di Ambon pada tahun 1999. Konflik yang berlangsung cukup panjang waktunya yang membuat ketegangan itu sendiri dari masyarakat muslim dan kristen yang ada disana. Walaupun konflik yang sekarang sudah mereda tetapi gesekan antar agama islam dan kristen di Ambon masih seringkali susah untuk dihindarkan.

 

Faktor pada Perekonomian – Sosial and Politik 

 

Tak hanya itu saja, sebenarnya konflik ini akan jauh lebih parah adanya ketika, faktor Perekonomian -Sosial dan politik sudah menyatu. Kita sebagai orang Indonesia tahu betul, jika Daerah atau Kawasan Ambon ini banyak sekali ditinggali oleh para penduduk yang beragamakan Kristen. Konfliknya akan selalu berhubungan dengan sara, yang berakibat fatal  pada kerenggangan masyarakat daerah Ambon. Salah satu yang sudah terasa disana adalah adanya kesulitan dalam hal perekonomian dan juga kesengsaran rakyat Ambon. Dan dalam kondisi ini kesulitan bisa jauh lebih mudah untuk kalian warga setempat dulunya mengalami konflik sesama dengan masyarakat sekitarnya. 

 

Inti dari dampak terjadinya Konflik di Ambon ini seperti : 

  • Terlalu banyak memakan korban Jiwa yang berjatuhan.
  • Keamanan kurang, tidak diperketat sehingga keadaan menjadi tidak kondusif.
  • Rusaknya kerukunan antar umat beragama yang ada di wilayah Ambon. 
  • Kerugian materil akan terasa jelas oleh para penduduk yang tinggal di kawasan ambon. 

Dari sinilah potensi dari Perang AMbon di tahun 1999 memang sangat amat besar, dikarenakan adanya keberagaman pada latar belakang dari rakyat ambon itu sendiri. Jadi mulai sekarang, ambil sisi positifnya dimana dalam satu daerah kalian harus tetap menjaga kerukunan antar agama maupun sosial. Agar nantinya, tidak terjadi saling serang antar daerah. 

Terjadi bentrok antar Agama di India

Polisi Delhi telah dituduh telah menampar 2 orang aktivis mahasiswa Muslim dengan tuduhan yang tidak benar terjadi, tujuan tersebut agar berkonspirasi untuk menghasut kerusuhan baru baru ini terjadi. 

Kerusuhan dan kekerasan agama ini terjadi yang paling terburuk yang terjadi di ibukota india selama beberapa dekatde ini dan pada hal ini polisi dituduh telibat dalam kerusuhan antar agama ini. 

Awal bermula terjadinya benrok itu terjadi 

Pada awal mula terjadi atas penuduhan tersebut Mahasiswa itu dituduh yang menjadi akar dari semua biang kerusuhan ini bernama Meeran Haider dan juga Safoora Zargar yang merupakan mahasiswa di Universitas Jamila Millia Islamia yang mayoritasnya itu adalah orang-orang Muslim yang berada di Delhi, ke dua orang yang tidak bersalah ini telah didakwa berdasarkan undang-undang yang ada yaitu Pencegahan Aktivitas Melanggar Hukum, yang biasanya hal ini dilakukan untuk kegiatan teroris.

Dikutip dari pikiran-rakyat.com, tuduhan tersebut kepada dua mahasiswa aktivis tersebut terikat dengan dugaan “konspirasi yang terencana” untuk membangkitkan kebencian para komunal melalui serangan pidato yang menurut polisi hal ini yang memicu kerusuhan agama di Delhi.

Pengacara yang mewakili dari mahasiswa aktivis tersebut mengatakan bahwa ia tidak melihat bukti atau dokumentasi yang 2 mahasiswa aktivis itu lakukan. Kerusuhan dan bentrokan yang terjadi di utara dan timur Delhi pada akhir febuari ini mengakibatkan rumah-rumah warga dibakar dan juga dihancurkan, dan tidak sedikit warga yang luka-luka sekiranya ada ribuan warga yang terluka akibat bentrokan tersebut, dan banyaknya korban adalah mayoritas dari kalangan Muslim.

Pada kerusuhan ini diakui yang memicunya itu adalah komentar pedas yang dibuat oleh Kapil Mishra ia adalah seorang pemimpin dari partai nasionalis Hindu Bharatiya Janata atau bisa di sebut juga BJP yang berkuasa, ada juga tentang Muslim yang secara damai memprotes tentang undang-undang kewanegaraan baru yang kontroversial. Bukti yang didapat berupa adalah sebuah video dan laporan dari saksi mata adalah menunjuk ke polisi yang memberi izin untuk segerombolan Hindu berkeliaran dijalan-jalan dengan sangat bebas untuk menargetkan komunitas Muslim.

Dari yang diselidiki polisi tentang penyebabnya kekerasan itu terjadi, yang berfokus pada komunitas Muslim dan para aktivis mahasiswa yang berada di delhi, terutama untuk mereka yang sebelumnya itu ia telah dikenal karena terlibat dalam protes massa mahasiswa terhadap Citendens Amebdnet Act atau CAA pada bulan desember tahun 2019 lalu.

Mantan dari pemimpin Universitas Jawaharlal Neru (JNU), yang bernama Umar Khalid ini salah satu yang protes anti-CAA pada bulan Desember, ini juga disebutkan pada laporanya polisi tentang yang diduga adalah persekongkolan yang mengakibatkan kerusuhan, tetapi hal ini belum diotangkap. Salah satu juga mantan pemimpin serikat mahasiswa JNU, Shehla Rasheed, yang menyatakan prosesnya penangkapan mahasiswa Muslim yang berada di India melalui unggahannya lewat unggahan Twitter Pribadinya sendiri.

Shehla Rasheed berkata dalam cuitannya “ Ada satu lagi kasus yang dinyatakan palsu! Sangat amat memalukan, bagaimana bisa pemerintahan India tanpa protes untuk menargetkan aktivis yang progresif, intelektual, jurnalis. Tetaplah kuat jangan mudah dijatuhkan oleh kebohongan”

Komite koordinasi Jamia, salah satu kelompok mahasiswa dan juga alumni juga mengutuk atas penangkapan tersebut. Kutipan dari mahasiswa dan juga para alumni berkata “ Negara ini sedang menghadapi krisisnya kesehatan sangat besar-besaran. Namun juga, mesinnya negara sibuk untuk melecehkan dan membingkai aktivis mahasiswa dalam kasus-kasus palsu ini untuk menekan para suara pendapat yang berbeda.

Sampai beberapa waktu setelah adanya kasus tersebut, kerusuhan yang ada di Delhi diperkirakan sudah berhasil menangkap 50 hingga 300 orang di dalam kerusuhan tersebut. Kepolisian juga mengatakan bahwa “ Semua penangkapan yang dilakukan ini berdasarkan pada adanya analisis ilmiah dan juga forensik, termasuk juga ada rekaman videonya, jejak teknis, dan juga ada jejak kaki siapa saja itu .” ini sekilas rekaman percakapan atas perkataan polisi setempat.

UU yang Kontroversial Anti-Muslim menjadi biang keladi

Semuanya terjadi berawal sejak 2 bulan lalu ketika Perdana menteri bernama Narendra Modi yang telah meloloskan undang-undang anti-muslim atau UU Amandemen warga negara atau biasa disebut juga sebagai “Citizenship Amendment Bill”.  dimana didalam hal tersebut ini memang tidak pernah untuk bisa dipikirkan menurut UU dan malahan menjadi suatu hal yang penuh Kontroversi di Publik – India. Bahkan sejumlah artis Bollywood berbondong-bondong untuk meramaikan protes terhadap UU CAB ini yang dianggap sebagai anti-Muslim, UU CAB ini salah satunya berisikan soal kemungkinan para imigran ilegal dari afganistan, banglades, dan ada juga dari pakistan untuk mendapatkan kewarganegaraan, kecuali orang yang beragama Muslim, itulah sebagian berita yang diberitakan oleh BBC.UU ini juga mengharuskan umat muslim di india wajib untuk membuktikan bahwa mereka warga asli india. Sehingga ada kemungkinan juga warga muslim india juga akan kehilangan kewarganegaraannya dikarenakan memiliki agama muslim di india dan kehilangan kewarganegaraan tanpa adanya alasan yang kongkrit. Al Jazeera juga menuliskan tentang partai oposisi Kongres Nasional yang berpendapat hukum ini itu sangatlah diskriminatif teruntuk umat MUslim, terlebih lagi ini juga diberlakukan di negara sekuler dengan penduduk kurang lebih 1,3 miliar penduduk yang mana 15% nya itu adalah masyarakat Muslim. Yang dikritik dari UU CAB itu adalah langkah bagian dari agenda supremasi Hindu di bawah pemerintahannya Perdana Menteri Narendra Modi sejak ia berkuasa di india selama hampir 6 tahun yang lalu.

Berbahayanya Politik pada jaman nya Modi

Perdana Mentri Modi itu seseorang yang nasionalis Hindu. Dan ia juga yang tidak menutup menutupi akan hal itu. Dan hal ini pun semakin diperjelas dengan kebijakan yang ia gunakan pada tahun lalu hanya demi untuk meluluskan agenda politiknya.

Sejak terpilihnya ia sebagai Perdana Mentri pada tahun 2014, iya merombak ulang India dengan yang awalnya demokrasi sekuler yang awalnya mengakomondasi keragaman agama menjadi bangsa Hindu yang mendominasi minoritas, terutama untuk 200 juta warga yang beragama Muslim di negara india. Modi dan para pengikutnya melakukan perundingan besar besaran dan menekan pres untuk mendukung yang mereka sebut itu dengan sebutan “india baru”.

Beberapa bulan setelah terpilihnya modi ia langsung saja membagi wilayah bekas negara bagian Jammu dan Kashmir, yang merupakan juga sebagai daerah ortonom, yang menjadi dua wilayah persatuan. Hal ini juga yang memungkinkan pemerintahan India pada akhirnya yang memiliki otoritas yang penuh terhadap wilayah dengan mayoritas nya berisikan Muslim.

Puncaknya itu berada di ketika ia meloloskan UUD CAB pada tahun 2019 dan itu yang membuat banyak warga yang turun ke jalanan. UU CAB itu sudah banyak penolakan dari banyak kelompok masyarakat, namun ternyata india tak mengenal pemungutan suara yang dimana hampir 80% adalah penduduk hindu.

Pemerintahan kebijakan yang kontroversial Modi ini seharusnya sudah menjadi sinyal yang sangat buruk buat pemerintahannya. Lalu pertumbuhan ekonomi di bawah pemerintahannya yang sangat terlambat dalam 6 tahun terakhir ini. Ia juga menaikan jumlah pengangguran dari yang awal sekitar 6,9% sekarang menjadi 7,6% pada januari tahun lalu

Dan belum lagi kerusuhan ini adalah yang pertama dalam eranya kepemimpinan Modi. pada tahun 2002 saat ketika ia menjadi Menteri Utama negara bagian Gujarat, sekitarnya ada 2500 orang yang tewas mayoritas yang tewas adalah umat muslim di india, pemicunya itu adalah pembakaran 59 umat Hindu hingga tewas di kereta yang katanya diduga yang melakukan adalah kelompokan dari umat Muslim. Dan itu juga Mod pernah dihukum atas akan hal itu dan juga puluhan orang dari dua belah pihak dinyatakan bersalah atas kasus ini. Sejak saat itulah kelompok sayap sebelah kanan Hindu mulai bangkit lagi seiringnya hilangnya kepercayaan umat muslim India pada Mod.

Penyebab Konflik Ambon Tahun 1999 Dampaknya

 

Sebagai sebuah negara kepulauan Indonesia sendiri terdiri dari beberapa pulau utama yang besar serta beberapa pulau kecil lainnya, sudah tentu Indonesia mempunyai keragaman suku bangsa yang sangat luar biasa. Indonesia memiliki lebih dari 300 suku bangsa dengan lebih 200 bahasa daerah yang tersebar di berbagai pulau.

Keragaman tersebut tidak hanya dari segi etnis saja, Tapi juga dari kebudayaan ataupun juga suku dan bahasa daerah beserta dengan logat serta dialeknya. Juga tentunya terdiri dari berbagai agama yang berbeda-beda. Untuk mengetahui tentang latar belakang seseorang di Indonesia, tentunya tidak hanya dapat dilihat dari bahasa daerah dan juga dari logat yang biasa digunakan saja, namun juga dapat dilihat dari pilihan agamanya.

Penyebab Konflik Ambon Tahun 1999 Dampaknya

Indonesia memiliki enam agama resmi yang telah diakui negara, yaitu Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha dan juga Konghucu dengan persentase pemeluk agama Islam terbesar. Keragaman ini tentunya juga akan menghasilkan berbagai perbedaan pandangan dan juga tentang cara hidup dari rakyat Indonesia itu sendiri. Untuk menyatukan berbagai perbedaan tersebut, Indonesia sendiri sudah sejak kemerdekaannya memiliki sebuah semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang bermaksud untuk memberi sebuah semangat bersatu dalam sebuah keragaman dan bernegara, agar nantinya dapat hidup berdampingan dalam sebuah perbedaan dengan damai.

Penyebab Perang Ambon

Walaupun dengan semboyan yang dimilikinya tersebut, negara kita ini tetap rentan untuk mengalami berbagai macam konflik karena banyak rakyat yang memiliki berbagai cara pandang dan juga berbagai latar belakang yang juga berbeda. Seringnya muncul kesalahpahaman yang ada antar warga dengan cepat bisa berkembang menjadi sebuah pertikaian yang melibatkan beberapa unsur SARA (Suku, Ras dan juga Agama) walaupun pada awalnya sama sekali tidak berhubungan dengan unsur SARA apapun.

Salah satunya yaitu beberapa konflik berkepanjangan yang telah terjadi di dalam sejarah perang di Ambon, yang dikenang sebagai salah satu konflik berdarah yang dapat menewaskan hampir 5000 nyawa manusia (bahkan ada yang menyatakan jika ternyata menewaskan 9000 orang). Konflik yang berlangsung sejak tahun 1999 – 2002, dan membuat sepertiga penduduk Maluku dan juga Maluku Utara pada akhirnya mengungsi. Padahal Maluku memiliki sejarah yang cukup panjang dan juga memiliki banyak peninggalan sejarah kerajaan tidore yang juga menjadi bagian dari sejarah berdirinya gereja katolik yang ada di sana. Penyebab perang Ambon yang terjadi di tahun 1999 pada dasarnya disebabkan karena beberapa konflik, di antaranya.

1. Konflik Antar Pemuda

Asal muasal penyebab terjadinya perang Ambon pada tahun 1999 bermula ketika terjadi sebuah pertikaian antara salah satu pemuda keturunan Bugis yang beragama Islam dengan pemuda yang berasal dari Mardika yang beragama kristen.

Pemuda asal Mardika yang berprofesi sebagai seorang supir angkot tersebut tidak mau memberi walaupun dirinya pada saat itu sudah berkali – kali dimintai uang oleh pemuda Bugis yang merupakan seorang preman terminal Batu Merah. Akhirnya keduanya terlibat dalam sebuah perkelahian melibatkan senjata tajam yang pada saat itu dibawa oleh pemuda asal Mardika.

2. Peperangan Antar Desa

Pemuda preman beragama Islam tersebut mengatakan kepada warga bahwa ia akan dibunuh oleh orang Kristen. Warga pun pada akhirnya tersulut tanpa berpikir panjang kemudian menyerang desa Mardika sambil membawa parang, tombak, dan berbagai jenis senjata tajam lainnya.

Warga bahkan membakar juga membakar ratusan rumah dan membuat sebuah Gereja Silale ikut terbakar, yang membuat warga-warga di kampung sekitar desa Merdika juga ikut menyerang warga muslim. Akibatnya ratusan dalam isi den tersebut terluka, ratusan rumah hancur berantakan, terbakar habis, dan juga berbagai fasilitas umum serta gereja rusak. Kerusuhan tersebut kemudian merambat dan juga meluas ke beberapa daerah sampai dengan merusak kota Ambon, sehingga area Muslim dan juga area Kristen mengalami sebuah perpecahan yang cukup parah.

3. Peristiwa Pemilihan Umum

Pada bulan Juli 1999 suasana yang ada di kota Ambon sudah lumayan tenang sampai pada akhirnya terjadi sebuah ketegangan karena pemilu yang dilakukan di daerah Poka merambat ke daerah lain serta ke beberapa kawasan lainnya yang ada di Ambon. Dengan kondisi tersebut, rakyat pada akhirnya menjadi semakin was was dan pada kemudian beberapa ikut mempersenjatai diri dengan senjata tajam. Kondisi tersebut menyebabkan hanya tersisa satu desa saja yang masyarakatnya masih tetap hidup berbaur, yaitu desa Wayame.

4. Kerusuhan

Penyebab dari perang Ambon juga bisa dilihat dari berbagai macam kondisi rakyat setelah kunjungan Presiden dan juga kunjungan Wakil Presiden ke Ambon. Di berbagai wilayah, kerusuhan kemudian memuncak dan memanas hingga banyak rakyat yang pada akhirnya luka-luka dan tewas.

Kerugian yang dialami oleh masyarakat pada saat itu yaitu banyaknya korban jiwa, luka-luka dan kerugian yang tidak sedikit pada peristiwa di awal bulan Januari tahun 2000 tersebut. Ketahui juga mengenai penyebab perang antar suku yang ada di Papua, sejarah perang balkan, sejarah perang suriah serta sejarah perang bosnia dan juga perang serbia.

5. Gerakan Jihad

Upaya untuk mengadakan sebuah rekonsiliasi atau perdamaian diadakan di berbagai tempat dan juga selama sesaat kondisi kota Ambon mulai mereda. Namun kemudian timbul adanya isu mengenai beberapa gerakan Jihad yang berpusat di kota Yogya, Jakarta dan Bogor sehingga masyarakat Ambon terutama saat itu masyarakat non muslim kemudian merasa resah lagi.

Isu tentang ancaman Jihad juga semakin memanas dan munculnya berbagai macam penolakan akan gerakan Jihad termasuk juga dari masyarakat Muslim di Ambon. Puncaknya dalam sebuah acara yang juga dihadiri oleh Wakil Presiden dan juga dihadiri oleh kelompok Milisia Batu Merah muslim serta kelompok Kudamati dari Kristen, kemudian menyebabkan sebuah kerusuhan kembali merebak lagi dan kemudian berlangsung berkepanjangan.

6. Kebangkitan RMS

Penyebab dari perang Ambon yang terjadi pada tahun 1999 yang terus berkelanjutan membuat pemerintah nantinya tidak lagi sanggup menangani masalah tersebut. Pada saat ini muncul sebuah Front Kedaulatan Maluku yang merupakan sebuah warisan dari organisasi Republik Maluku Selatan atau yang dikenal dengan (RMS) sehingga semakin memperkeruh suasana yang ada di Ambon pada saat itu. RMS merupakan sebuah organisasi terlarang yang dibentuk pada 1950 oleh kaum separatis. Sejak saat itu keadaan yang ada di Ambon semakin memanas dan kemudian menjadi semakin terlihat perpecahan antar umat beragama.

Demikian itulah beberapa penyebab konflik di Ambon pada tahun 1999. Konflik di Ambon yang berlangsung cukup lama tersebut membuat ketegangan dari masyarakat muslim dan kristen yang ada di sana. Walaupun konflik ini sekarang sudah reda, namun gesekan antara agama seringkali tidak bisa dihindarkan. Oleh karena itu kita sebagai sesama manusia harusnya bisa saling menghargai perbedaan yang ada.

Penyelesaian Konflik Perang Sampit Dayak & Madura

Di Indonesia, tepatnya berada di wilayah Pulau Kalimantan, ternyata pernah terjadi sebuah konflik antar etnis (dayak vs madura), yang kemudian berujung pada peristiwa pembantaian. Peristiwa ini adalah sebuah peristiwa yang sangat mengerikan, karena berujung kepada pembantaian sepihak dan juga sebuah perlakuan keji terhadap korban setelah dibunuh. Peristiwa yang dimaksud adalah Perang Sampit atau yang disebut juga dengan Konflik Sampit dan juga Sampit Berdarah.

Penyelesaian Konflik Perang Sampit Dayak & Madura

Perang Sampit sendiri merupakan sebuah peristiwa yang terjadi Indonesia. Konflik ini sendiri terjadi antara etnis yang ada di Indonesia dan kemudian berakhir dengan sebuah kerusuhan. kejadian yang bermula di Kota Sampit, Kalimantan Tengah tersebut terjadi pada bulan Februari 2001 dan kemudian terus berlangsung sampai dengan beberapa tahun. Walaupun berawal di Kota Sampit tetapi kerusuhan tersebut terus merebak ke seluruh penjuru Kalimantan Tengah.

Bahkan ibukota Kalimantan sendiri, yaitu Palangkaraya juga terkena dampak dari kerusuhan ini. Suku yang terlibat yaitu adalah suku Dayak asli dan sekelompok warga yang pindah dari Madura. Dimulai dengan 2 warga Madura yang pada saat itu diserang oleh orang-orang yang yang berasal dari dari suku Dayak, yaitu pada 18 Februari 2001. Dari kerusuhan tersebut terdapat korban sebanyak 500 orang meninggal dan juga lebih dari 100.000 warga Madura yang tinggal di sana kehilangan tempat tinggal mereka.

LATAR BELAKANG KONFLIK

Kota Sampit sendiri berada kabupaten Kotawaringin Timur menjadi salah satu penyebab kerusuhan antara orang-orang yang berasal dari suku Dayak dan juga orang-orang yang berasal dari Madura. konflik tersebut sebenarnya terjadi sudah sejak akhir tahun 2000. Awal mula dimulai dengan bentrok antara etnis Dayak dan Madura di Desa Kereng Pangi, tentunya hal tersebut membuat hubungan dari kedua kubu saat itu sempat menegang.

Makin tegang lagi setelah adanya sebuah perkelahian yang dilakukan di desa Pertambangan emas di Ampalit, pada saat itu mereka berkelahi saat sedang berada di sebuah tempat hiburan. Dari pertarungan tersebut, seorang warga yang berasal dari suku Dayak tewas akibat luka bacokan. Orang tersebut bernama Sandong, dan kematiannya pada saat itu sudah ditangani oleh pihak polisi, akan tetapi keluarga dan teman-temannya tidak bisa meredam amarah dari kematiannya.

Akhirnya setelah 2 hari dari hari kematian tersebut, warga Dayak kemudian berkumpul sebanyak 300 orang dan mendatangi tempat tewasnya Sandong untuk mencari pelaku pembacokan Sandong hingga meninggal. Namun dari kedatangan para warga dayak tersebut, mereka tidak bisa menemukan pelaku yang telah melakukan hal keji kepada Sandong. Jadi akhirnya mereka kemudian melepaskan amarahnya dengan cara merusak banyak rumah, mobil, motor, dan juga beberapa tempat karaoke yang ada di sana yang semuanya merupakan milik dari warga Madura. Kekerasan yang dilakukan oleh mereka akhirnya membuat warga Madura yang ada di sana mengungsi.

Mereka menduga bahwa orang yang sudah membunuh Sandong tersebut sedang bersembunyi di Sampit dan pada akhirnya mereka pun mendatangi kota tersebut untuk melakukan sebuah pencarian. Semuanya makin bertambah runyam ketika ada berita bahwa orang Madura di Sampit menyimpan sebuah bom rakitan yang sebenarnya tidak diketahui apakah berita tersebut benar atau kah tidak.

Setelah banyaknya orang Madura yang merasa terusir dari tempat asalnya di Kalimantan. Orang-orang Madura tersebut pun semakin bersifat defensif sampai-sampai mereka merasa untuk mempersenjatai diri jika nantinya terjadi sebuah penyerangan. Karena mereka merasa tidak diperlakukan secara adil oleh pihak kepolisian. Hal tersebut pula yang pada akhirnya menyebabkan banyak warga Dayak yang kemudian menyerang rumah warga Madura atas motif balas dendam mereka.

Serangan yang mereka sebut sebagai sebuah ide balas dendam tersebut berhasil menewaskan 4 penghuni rumah yang mereka serang. Pada akhirnya hal tersebut kemudian memancing amarah warga Madura dan kemudian membuat mereka datang ke sebuah rumah warga Dayak karena dianggap telah menyembunyikan salah satu pelaku penyerangan tersebut.

Orang Dayak tersebut kemudian didatangi rumahnya dan kemudian berakhir dengan ditangkapnya beberapa warga daya tersebut. Namun walaupun sudah diamankan, warga Madura pada saat itu tetap saja masih marah dengan hal tersebut lalu kemudian berujung pada sebuah pembakaran rumah. Bahkan saudara dari orang yang menyembunyikan pelaku pun juga ikut diserang dan kemudian tewas.

Setelah penyerangan yang dilakukan oleh warga Madura kepada suku Dayak, orang Madura pun saat itu masih bisa berkeliling di sana dan kemudian mengecek apakah masih ada orang Dayak yang tinggal di daerah sana. Namun kejayaan orang-orang Madura ternyata tidak bisa bertahan lama, karena situasi kemudian menjadi terbalik saat orang Dayak yang datang dalam jumlah yang sangat besar dan datang ke sana pada tanggal 20 Februari. Konflik yang terjadi pun secara terbuka dan tidak bisa dihindari lagi.

Senjata tradisional hingga berbagai bom rakitan yang ada disana digunakan untuk saling melawan suku yang bukan menjadi bagian dari mereka. Korban meninggal pada saat itu berhasil mencapai 500 orang dan itu hanyalah orang Madura saja. Bagian dari suku Madura yang lainnya yang selamat terpaksa harus mengungsi keluar dari daerah Sampit agar mereka dapat tetap selamat. Tidak hanya dari kota Sampit saja yang menjadi tempat kerusuhan, kerusuhan tersebut terjadi sampai ke ibu kota provinsi Palangkaraya.

Perang Sampit ini kemudian terjadi karena ada kaitannya dengan ekonomi lokal mereka. Penyebab utamanya yaitu pada saat perkelahian di tambang emas antara warga suku dayak dan Madura. Hutan di Kalimantan Tengah pada saat itu memang sangat terkenal sebagai sebuah wilayah perbatasan yang tidak mengenal hukum dan terjadi banyak bentrokan antar suku. Sebelumnya juga sudah pernah terjadi beberapa kericuhan di daerah tambang tersebut, yaitu antara pekerja Melayu dengan para penjual kayu yang berasal dari Madura dan yang terakhir adalah antara orang Dayak dan juga Madura. Konflik-konflik tersebut semakin lama menjadi semakin besar karena adanya berita bohong yang tersebar di mana-mana.

PEMENGGALAN KEPALA

Perburuan kepala pun pada akhirnya dimulai, dimana hal tersebut sebuah kegiatan yang digunakan untuk mengambil kepala dari seseorang yang telah dibunuh. Hal ini juga pernah dilakukan pada saat perang dunia ke-2 dan juga pada saat perang Vietnam. Sebenarnya suku Dayak adalah suku yang sudah melakukan perburuan ritual pemenggalan kepala sejak dulu. Sehingga dalam kerusuhan tersebut terdapat berita bahwa banyak warga Madura yang dihabisi dengan cara dipenggal kepalanya.

Dari 500 korban warga Madura yang telah meninggal setidaknya ada sekitar 100 orang yang berhasil dipenggal kepalanya oleh suku Dayak. Sejarah suku Dayak ini memang sudah sangat terkenal namun di anggap sudah hilang sejak abad ke 20. Ukuran pembantaian yang sangat besar dalam peristiwa ini membuat pihak militer maupun polisi merasa cukup kesulitan untuk mengamankan situasi yang ada di Kalimantan Tengah saat itu.

Demikian itulah beberapa fakta tentang terjadinya konflik etnis perang Suku Madura dan Suku Dayak. Tragedi sampit atau perang sampit tersebut adalah sebuah tragedi kelam di Indonesia, dan merupakan perang antar etnis yang cukup besar di Indonesia.

Penyebab Konflik Antar Agama di Indonesia

 

Berbagai konflik memang sering muncul dari berbagai sumber, termasuk juga agama yang ada di dalamnya. Padahal, agama ini tidak serta merta diciptakan untuk berbuat orang menjadi semena-mena terhadap orang yang lainnya. Tentunya, semuanya kembali lagi ke pada manusia nya masing-masing. Apabila tindakan manusia tersebut tadi memang baik, maka segala hal yang juga akan menyangkut kehidupannya pun juga akan ikut berimbas dan menjadi sebuah kegiatan yang baik. Seperti halnya air yang tentunya akan tetap jernih apabila tanpa dicampur dengan berbagai limbah yang beracun. Sama halnya juga dengan manusia, bila akhlak nya kemudian dirusak oleh kegiatan-kegiatan sbobet login yang buruk, makan pikirannya pun akan jatuh ke dalam sebuah lembah kebusukan.

Penyebab Konflik Antar Agama di Indonesia

Lalu, apakah manusia sendiri memang sebenarnya murni melakukan sebuah konflik hanya berdasarkan dengan agama? Sepertinya tidak. Perbedaan yang ada di agama ini seharusnya menjadi sebuah hal yang di dapat dijadikan momentum yang bagus bagi oknum-oknum yang ingin mencari sebuah jalan pintas untuk dapat memecah masyarakat. Membunuh atas nama agama yang dianut, melakukan pelecehan atas nama agama, melakukan sebuah penghakiman atas nama agama.

Padahal, di dunia ini tidak ada satu agamapun agama yang mengajarkan hal itu semua. Segala kehancuran yang mereka sebabkan tersebut bahkan tidak mengajarkannya. Kita pasti tahu, bahwa seluruh agama pasti akan selalu menyerukan sebuah perdamaian. Lalu apa saja yang sebenarnya menjadi penyebab munculnya sebuah konflik antar agama di masyarakat? Berikut ini adalah beberapa penyebab munculnya konflik antar agama, khususnya di Indonesia.

Kurangnya Kesadaran Masyarakat Akan Hidup Harmonis

Nah, pastinya di pikiran kita semua membayangkan bukan hanya dalam kehidupan harmonis itu akan sangat indah sekali untuk ditinggali. Untuk itu menciptakan keharmonisan dalam berkehidupan yang ada antarsesama menjadi sebuah hal yang sangat diperlukan. Juga dengan rasa memaklumi, tenggang rasa dan juga menghormati menjadi sebuah rasa yang harus dimiliki oleh setiap orang.

Kadang kita lupa, bahwa kita sebenarnya telah merusak sebuah keharmonisan itu sendiri. Kita tuduh teman kita sendiri sembarangan, kita melakukan sebuah tindakan perusakan entah itu fisikal maupun merusak sosiologis. Semua memang seringkali kita lakukan tanpa kita sadaro, namun imbasnya tentu akan tetap berujung pada sebuah kehancuran dan juga harmonisasi. Sehingga jurang perpecahan akan semakin luas. Disitulah konflik merajalela dan dilakukan oleh siapa saja orang yang ada di dunia. Kita memaksakan kehendak untuk kepentingan pribadi namun juga menyingkirkan sebuah kebutuhan antar golongan yang mendasar begitu saja.

Rasa kurang simpati inilah yang kemudian akan membuat seseorang pada akhirnya menjadi manusia yang mementingkan kebutuhan individu. Selama kita aman dengan apapun yang telah kita pegang, orang yang nantinya terluka di depan mata pun tampaknya akan dibiarkan begitu saja. Sayangnya inilah yang sering kali dilakukan oleh masyarakat mayoritas dengan masyarakat minoritas agama tertentu. Biasanya jumlah suara yang begitu banyak akan dapat menghancurkan individu begitu saja terutama yang hanya minoritas. Tentunya hal tersebut tidak dibenarkan, namun hal tersebut sering terjadi.

Sengketa Lahan Untuk Tempat Ibadah

Tanah di Indonesia ini bisa digunakan untuk membangun segala unit bangunan, untuk segala kebutuhan dasar manusia. Bisa saja digunakan untuk membangun bangunan publik seperti mall atau swalayan. Bangunan publik yang umumnya dibangun adalah tempat ibadah dan rumah Tuhan. Walaupun progress untuk membangun sebuah bangunan sudah jelas, namun ada saja pihak yang menyelewengkan. Contohnya saja, pernah terjadi perebutan tanah entah oleh pihak mana, dan ujung-ujungnya ternyata tanah yang diperebutkan akan di bangun sebuah tempat ibadah. Hal ini tentunya tidak ada hubunganya dengan agama yang sebenarnya.

Penyebab Konflik Maluku

Yang jelas bersalah disini adalah pihak manusia, yang sangat senang memperebutkan sebuah tempat. Tapi, ada saja yang menyangkut pautkan hal tersebut dengan agama dengan cara mengutip beberapa ayat yang bisa saja mengandung makna yang berbeda. Sebenarnya perlukah hal ini dilakukan ? Tentunya tidak, menyangkutkan hal yang tidak ada kaitannya sebenarnya adalah sebuah tindakan yang cukup tercela. Hal tersebut tentunya juga sama dengan cara memfitnah.

Penyalah Artian Ayat Dalam Kitab Suci

Seperti yang kita tahu, Kitab Suci agama dibuat oleh tuhan. Dan tidak ada campur tangan manusia di dalamnya. Sebagai manusia kita juga dibekali sebuah kemampuan untuk melihat, mengamati dan berpikir tentang segala hal yang dilakukan dengan cara yang berbeda-beda. Satu hal yang memiliki banyak arti, sebuah kalimat bisa diartikan berbeda antara manusia dengan manusia lainnya. Tentang pemahaman kitab suci inilah, terkadang ada dari kita yang salah mengartikannya. Banyak manusia yang juga terlalu cepat menyimpulkan tanpa melakukan ulasan lebih lanjut mengenai satu ayat.

Anehnya lagi, beberapa orang merasa dialah yang paling benar untuk mengartikannya. Kemudian menjalankan segala sesuatu sesuai dengan apa yang ia pikirkan. Nah, apabila kita masih belum mengetahui betul akan sesuatu, maka lebih baik anda mengkajinya terlebih dahulu. Apa yang memang benar-benar terkandung di dalamnya agar dapat bisa lebih mengerti. Jangan hanya melibatkannya dari pemahaman kita saja, bisa saja memang kita sudah tidak paham dan salah mengartikan. Lalu apa bila kita melakukan suatu tindakan tertentu berdasarkan apa yang benar-benar sesuai dengan ayat tersebut. Tapi kita hanya melakukannya berdasarkan dengan asumsi belaka. Jangan sampai kita melukai seseorang hanya karena salah mengartikan tuntunan hidup yang terdapat di dalam Kitab Suci.

Pemikiran Radikal

Pada suatu agama yang damai, ada sebuah kelompok yang memaksakan kehendaknya dan kemudian berujung pada sebuah sikap merendahkan agama lain. Inilah sebuah kelompok yang dinamakan radikal. Kelompok ini selalu menjalankan segala cara agar pihak lainnya bisa setuju dengan apa yang ingin dicapai. Mereka juga memaksa kan kehendaknya sejenak hati tanpa memikirkan imbas dari yang mereka berbuat kepada orang lain.

Anehnya, ada yang malah setuju dengan pemikiran primitif seperti ini dan kemudian ikut bergabung dengan kelompok tersebut. Bahkan beberapa tidak ragu-ragu, untuk menjatuhkan siapapun yang menghalangi jalannya. Hal ini tentunya juga cukup disayangkan, terutama membayangkan tentang imbasnya yang akan mempengaruhi hubungan di antar sesama agama, ras, ataupun juga yang ada di sesama suku di suatu negara. Mereka yang dianggap “menyimpang” juga akan ketakutan, sementara itu badan yang berwenang berusaha untuk menutup mata.

Demikian itulah beberapa faktor yang dapat menyebabkan konflik agama di Indonesia. Banyak faktor yang bisa menjadi pencetus terjadinya konflik antar agama. Kita semua tahu bahwa semua agama pastinya mengajarkan kebaikan kepada setiap pengikutnya. Tidak ada manusia yang di bumi ini yang sempurna, namun ada baiknya jika kita belajar untuk dapat berusaha menjadi orang yang baik. Bukan hanya untuk diri kita sendiri, tapi juga untuk orang lain yang hidup bersamanya kita di bumi ini.