Perang Agama Terbesar Yang Terjadi Di Indonesia

Perbedaan ras, agama, kebudayaan, tradisi, sudah pasti banyak dialami oleh negara-negara yang ada di dunia ini. salah satunya yang paling menusuk di kalangan dunia ialah peperangan antar Ras beserta dengan agama yang ada. Hal ini memang sudah menjadi sebuah hal yang akan terus berkelanjutan jika tidak ada penengah bagi terciptanya sebuah toleransi di negara tersebut atas dasar perbedaan agama tersebut.

Bisa diambil contoh, salah satu negara yang memang kental sekali dengan perbedaan agama beserta menuai konflik di dalamnya ialah negara kita yaitu Indonesia, memang bisa dinyatakan Muslim di Indonesia itu lebih besar di banding minoritas agama yang lainnya, akan tetapi toleransi harus bisa berjalan dengan semestinya. Melihat satu tahun kebelakang misalnya, 2019 kemarin menjadi salah satu tahun dalam berkelanjutan konflik agama yang ada.

Pada tahun tersebut telah terjadi pelarang di dalam merayakan hari Natal, yang menjadi sebuah konflik agama karena terdapat sebuab keyakinan serta ego manusia yang tinggilah menyebabkan semua itu bisa terjadi. Dan tahun-tahun sebelumnya juga menjadi tahun mirirs bagi Indonesia, dikarenakan selalu ada konflik antar agama yang terjadi di Indonesia ini. dari kasus kecil yang datang, lalu berubah menjadi kasus yang besar , semuanya hanya berasal langsung dari adanya argumen yang sepele. Jika kalian ingin mengingat tahun-tahun sebelumnya mengenai konflik antar agama ini bisa kalian lihat pada artikel yang ada di bawah ini.

Konflik Antar Agama Terbesar Di Indonesia

Dari konflik-konflik yang ada di bawah ini, apakah Indonesia akan bisa berdamai dalam jangka waktu panjang, mengenai konflik antar agama yang sulit terurai dengan keegoisan yang masih ada ?…

~ Perselisihan Antar Agama Di Daerah Aceh

Seperti yang sudah kita ketahui, Aceh sendiri adalah sebuah Provinsi yang ada di Indonesia yang sangat mengikuti aturan syariat Islam.

Benarkah ? apa bisa terlaksana dengan baik ?…

Dalam hal ini memang di benarkan, pasalnya pemerintah Provinsi Aceh sudah memberikan adanya sebuah peraturan spesial bagi Aceh, agar nantinya tidak melakukan memerdekakan provinsinya sendiri dengan mendirikan negeri Khilafah yang sudah terjadi pada zaman nabi terdahulu.

Konflik antar agama ini sendiri sudah terjadi sejak tahun 205 silam, dimana kerusuhan dari konflik ini melibatkan adanya agama Islam dengan agama Nasrani yang sempat terjadi di Aceh.

Terlibatlah untuk para pendemo dari kaum Muslim ini menginginkan adanya pemerintah untuk bisa di dalam membongkar beberapa Gereja yang di dirikan di Aceh sana. Dari konflik ini banyak sudah korban berjatuhan, dengan tidak terhitungnya korban terjatuh atas tragedi antar agama di Aceh yang membuat para pendemo mengalami luka serius. Dan bersyukurnya, masa ini cepat terselesaikan sebelum semuanya bisa menyebar dengan mudahnya.

~ Peselisihan Antar Agama Di Daerah Poso

Melihat tahun-tahun sebelumnya, yakni tepat tahun 2000 silam telah terjadi sebuah konflik agama di daerah Poso yang dikatakan sulit untuk dipisahkan. Perselisihan ini sendiri sudah berlangsung sejak bertahun-tahun lamanya yang memang diawali langsung dari adanya perselisihan politik dari Agama yang ada.

Tepat sebelumnya di tahun 1990 an pun, Poso sudah dipenuhi oleh penduduk yang notabennya ialah masyarakat muslim dan sejak bertambahnya usia kalender pun banyak orang luar yang datang ke daerah Poso sehingga, dari sinilah muncul agama lainnya yakni adalah agama Non-Islam ( Umat kristiani ) yang jauh lebih dominan.

Dari konflik ini sendiri, kurang adanya peran bantu dari Pemerintah yang membuat konslik antar agama tersebut berlangsung sudah sejak berpuluh-puluh tahun dan mengalami korban jiwa yang sangatlah tinggi sudah. Dari tahun 1990-200an inilah tepat tahun 2001 nya, setelah terjadi sebuah mediasi oleh mantan wakil presiden yakni pak Jusuf Kala, perselisihan pun dapat diakhiri di daearah Poso sana.

~ Perselisihan Antar Agama Di TanjungBadai

Saatnya kita balik lagi ke Provinsi Sumatera. Tepat di bulan Juli tanggal 20, 2016 kemarin.. terdapat 11 wihara yang dikabarkan 2 yayasan diantaranya sudah di rusak langsung oleh warga yang sudah mengamuk di daerah TanjungBadai, Sumatera Utara ( Sumut ).

Beberapa bangunan yang berada di samping untuk beribadah bagi umat Buddha dulu harus rela terbakar dan hangus oleh sangarnya api yang berkobar. Dan diantaranya juga harus rela 8 mobil sudah dengan beberapa motor lainnya yang rela ikut menjadi santapan si penyembur panas ini di depan tempat peribadahan tersebut.

Dilansir oleh catatan pemerintah, dimana masalah kerugian yang tercipta itu sudah memakan biaya lebih dari Rp. 3 Miliyar rupiah. Dan kerusuhannya sendiri di buat langsung oleh para Masyarakat muslim dengan masyarakat buddha.

Faktor utama dari kejadian konflik yang besar ini ialah “ ketersinggungan warga yang tinggal di TanjungBadai, terhadap pemeluk buddha yang berdarah Tionghoa ini protes terhadap kerasnya suara Adzan dari adanya Masjid Lokal di sekitaran tempatnya tersebut “…. selain itu juga adanya bereda cerita lainnya yakni seorang wanita yang melempari sesuatu kedalam sebuah masjid dengan batu serta berani untuk mengusi adanya imam di dalam yang sudah menyebar sangat cepat beritanya tersebut.

Dari kejadian ini, tidak adanya sebuah tindakan hukum dari ke 2 belah pihak yang dimana, sampai sekarang pun untuk ke 11 wihara yang ada disana selalu di jaga oleh pihak kepolisian pada saat jam-jam beribadah langsung.

~ Peselisihan Antar Agama Yakni Konflik Sampang

Selanjutnya ialah Konflik Sampang yang menjadi Konflik terkenal di Indonesia. Konflik ini terjadi diantara para pengikut Ahlis Sunnah Wal Jama’ah dan juga dari penganut Islam Syiah. Dari perselisihan inilah menimbulkan banyak sekali memakan korban yang ada dari dua pengikut aliran agama tersebut.

Diketahui dari salah satu situs media yang ada, 2 orang warga dari pengikut aliran Syiah sudah menjadi korban dengan ke 6 diantaranya mengalami sebuah luka berat dan di haruskan untuk di rawat di Rumah Sakit setempat.

Konflik ini sendiri yakni adalah konflik Sampang yang sudah terjadi dari tahun 2004 dan sudah berpuncak langsung pada adanya pembakaran rumah dari Ketua Ikatan Jama’ah Ahl Al Bait yang sudah dikenal langsung disana sebagai IJABI. Sudah tertera adanya 2 rumah Jama’ah dari aliran Syiah lainnya yang ikut terbakar dan ada juga Mushola yang tidak bersalah pun terusak langsung oleh adanya massa sebanyak 500 yang terdiri langsung dari Jama’ah Ahlus Sunnah Wal-Jamaah.

Selain ke 4 Konflik tersebut, masih banyak diantara lainnya konflik yang membawa Agama seperti di Papua misalnya. Disana sudah terjadi banyak sekali konflik yang berasal langsung dari adanya perselisihan antar agama tersebut. dilakukannya oleh PGGJ yang ingin membongkar adanya sebuah menara dari Masjid Al-Aqsha Sentani. Dan dari kejadian ini sudah di liput oleh seluruh berita yang ada termasuk berita dunia.