Mengenali Konflik Etnis & Ras Di Dunia

Berbicara soal konflik agama, maka tidak akan jauh-jauh dengan adanya konflik Etnis dan juga Ras. Dimana, kedua konflik ini bisa di picu oleh segala macam hal yang ada. Ras sendiri menjadi suatu kelompok manusia di dalam adanya populasi besar pada dasar dari adanya kesamaan ntah itu Ciri, Letak dari geografisnya, lalu memiliki tampang pada jasmaninya dan juga masuk kedalam suku yang sudah terwariskannya itu. Ras sendiri memiliki istilah di dalam menunjukkan adanya populasi manusia dengan keanekaragaman genetiknya sampai dengan adanya anggota yang memiliki wajah kurang lebih sama dari luarnya saja. Ras yang sering di permsalahkan hingga menjadi sebuah kulita ialah ras pada warna tubuh manusia. Ada yang ber ras Putih, lalu ada juga ras kulit hitam, ada ras kulit kuning dan sebagainya. Dari sinilah, mulai memicu adanya konflik tersebut.  

Ras akan selalu berhubunagn dengan Rasis. Etnis ini pun juga menjadi suatu kata yang berujung pada kerasisan dari para manusia tersebut. Konflik utama yang menjadi dasar awal perpecahan ini ialah adanya kulit ras putih yang lebih mendominasi di badningkan ras lainnya, yang pada akhirnya konflik dari pepecahan inilah timbul dengan sendirinya. Dari adanya sikap tersebut, beberapa negara juga sudah memperketat adanya Rasisme terhadapa 2 golongan ini ( ras dengan etnis . Nah, berikut ini ialah beberapa konflik yang timbul akibat adanya Ras dan Etnis yang berbeda satu sama lainnya.  

Konflik Ras Pada Kulit Putih Vs Hitam – Amerika

Untuk kasus pertama, memang datangnya dari negara Amerika ini. Negeri dengan sebutan Paman Sam atau negerinya para artis Hollywood ini pernah menjadi negara, dari kemunculannya konflik Ras tersebut. Permulaannya sudah tertulis dari abad ke 17, yang dimana saat itu bangsa Eropa ini masuk langsung ke kawasan Amerika. Dari kedatangan inilah yang merupakan mayoritas dasar pada kulit putih dengan membawa dampak pada ras kulit hitam yang di perlakukan sebagai budak akibat terdapat ampak dari konflik tersebut.  

Dari catatan sejarah yang ada, kaum kulit hitam masih saja di perlakukan seperti budak dan mendapatkan diskriminasi dari kaum kulit putih. Akan tetapi, ada sedikit perubahan ketika masa Jabatan ke presidenan di pegang langsung oleh Barack Obama. Dimana dirinya ini menjadi orang kulit hitam yang pertama kali berhasil di dalam membangkitkan adanya kesadaran bagi kaum mayoritas berkulit putih tersebut.  

Konflik Suku Bodo Dengan Kaum Minoritas Muslim – India 

Mengenai konflik yang satu ini, memang menjadi pusat dunia. Kejadiannya sendiri tepat berada di negara India. Mengenai konflik yang ada, sudah terjadi kisaran 20 tahun yang lalu. Pada konflik ini, mengakibatkan langsung adanya ratusan ribu orang kehilangan adanya tempat tinggal dan terpaksa harus melakukan pengungsian terlebih dahulu. Konfliknya sendiri, didasari langsung dari adanya ketidaksukaan ats kaum Bodo terhadap kaum minoritas muslim yang berada di wilayah tersebut. Pasalnya, suku Bodo ini yang merasa memiliki adanya tanah asli Assam seperti terganggu dengan kedatangan kaum minoritas muslim di tanah tersebut.  

Konfliknya sendiri semakin parah saja akibat dari pemerintah India yang tidak ingin menawarkan adanya solusi di dalam mengatasi adanya konflik dari kedua belah pihak tersebut. Dari sini juga sudah terlihat langsung, bahwasannya pemerintah disana sangat cuek dan acuh sekali seakan-akan sudah tidak perduli lagi dengan adanya nasib dari para pengungsi yang ada di sana akibat dari perseteruan kedua agama ini.  

Dan yang lebih parah lagi, disini Pemerintah tidak mengamanatkan untuk penurunan Kepolisian maupun Tentara dalam melerai aksi kedua agama ini. Hanya adanya penunjukan polisi lokal saja di dalam wilayah tersebut. Jika tidak cepat berlalu, maka akan di khawatirkan dari segi korban yang berjatuhan akan semakin banyak saja dan bisa meluas lagi akibat dari adanya konflik ini.  

Konflik Etnis Tionghoa Dengan Etnis Jawa – Surakarta  

Selanjutnay ada konflik mengenai Etnis Tiongkok. Indonesia memang masuk kedalam negara yang Multikultural, yang tidak akan pernah lepas dari adanya permasalahan terhadap Ras maupun etnis yang berlaku di Indonesia ini. Tahun 1998, bukan saja terjadi adanya aksi demo yang mencakup akan kepolitakan, akan kemahasiswaan, namun juga masuk kedalam sebuah sejarah kelam yang terdapat langsung di dalamnya konflik Etnis Tionghoa dan juga adanya suku Jawa asli yang telah mendiami adanya wilayah yang berada di Surakarta ini.  

Konflik ini sendiri, di dasari langsung dari adanya anggapan kepada kaum Etnis Tionghoa yang bukan menjadi bagian dafri adanya warga negara Indonesia. Kondisi ini sendiri, makin di perparah dari adanya dengan krisis Moneter yang sedang melanda negara Indonesia ini. Seperti yang sudah mimin katakan, bahwa tahun 1998 menjadi tahun-tahunnya konflik bagi negara Indonesia ini. Konflik ini kemudian menyebar dan mengakibatkan penjarahan toko dan pembakaran fasilitas umum menjalar di mana-mana. Pokoknya, tahun ini menjadi tahu ter-ekstrim yang di alami oleh Indonesia.  

Konflik Myanmar Yakni Kaum Rohingya  

Belom lama , sekitaran tahun-tahun kemarin ini dunia lagi-lagi di kejutkan dengan adanya kasus di Myanmar akibat adanya konflik Rohingya yang sedang melanda negara tersebut. Kaum ini menjadi kaum etnis yang dikatakan mendapat sebuah perlakukan terlalu diskriminatif oleh adanya pemerintah di Myanmar. Konflik ini sendiri pun menjadi konflik kemanusiaan pada abad ke 21. Di dalam konfliknya yang membuat seram itu ialah adanya pembantaian atas kaum Rohingya oleh tentara pemerintah.  

Konfliknya sendiri terpicu atas dasar anggapan bahwa kaum Rohingya ini bukanlah menjadi bagian penduduk di Myanmar. Terlebih lagi, mereka semua tahu bahwa kaum Rohingya ini adalah kaum minoritas Muslim yang menambah memicu ketidaksenangan Pemerintah di Myanmar sana. Di negara Myanmar sendiri, lebih banyak di huni oleh kaum yang beragama Budha. Sehingga, dalam hal ini kedatanagn kaum Rohingya membuat sebagaian penduduk disana merasa terganggu dan menjadikan mereka semua pendatang bukanlah penduduk dari Myanmar itu sendiri.  

Konflik Sangkut Paut Israel Palestina  

Konflik yang dimana sudah bukan menjadi rahasia publik lagi. Konflik ini sudah dimulai selama 37 tahun lamanya yang pada saat itu Israel melakukan penyerangan dan berhasil untuk menguasai adanya sebagian wilayah seperti : Yordania, Iran serta daerah tepi Barat dari Palestina. Sampai saat ini dikatakan juga Israel Palestina masih mebgibarkan danya bendera peperangan antar konflik yang berlangsung lama ini.  

Awal dari perpecahan ini dilakukan oleh kaum Yahudi yang langsung mengklaim atas dasar adanya hak mengenai Yerusallem yang menjadi ibukota dari Palestina. Untuk Palestina sendiri, bersihkukuh menganggap bahwa Holy City Yerussalem adalah warisan nenek moyang bagi mereka. Konflik yang lama inilah yang menjadi pusat perhatiannya dunia. Dari konfliknya sendiri sudah memakan korban jiwa hingga jutaan manusia akibat perang tersebut.